Kamis, 06 Maret 2014

Materi Sem 4 : kimia inti & radiokimia

KIMIA INTI & RADIOKIMIA
SK : Memahami konsep kimia inti dan radiokimia
KD 1 : Memahami kimia inti dan radiasi
·    Peserta didik menjelaskan penemuan sinar radioaktif
·    Peserta didik mengamati Sifat – sifat sinar radioaktif
·    Peserta didik mendeskripsikan Jenis peluruhan dan kimetika peluruhan radioaktif
·    Peserta didi mendeskripsikan Reaksi Transmutasi buatan
Peserta didik menjelaskan Reaksi pembelahan inti (reaksi fisi) dan reaksi penggabungan inti (reaksi fusi)
Penemuan sinar radioaktif
Radioaktivitas pertama kali ditemukan pada tahun 1896 oleh ilmuwan Perancis Henri Becquerel ketika sedang bekerja dengan material fosforen. Material semacam ini akan berpendar di tempat gelap setelah sebelumnya mendapat paparan cahaya, dan dia berfikir pendaran yang dihasilkan tabung katoda oleh sinar-X mungkin berhubungan dengan fosforesensi.
Henry Becquerel menyelidiki bahwa sinar radioaktif dapat di belokkan oleh medan magnet. Kemudian Rutherford menemukan bahwa sinar radioaktif memancarkan 3 jenis sinar, yaitu :
1.      Sinar alfa (α )
Sifat-sifat sinar alfa
a. Merupakan partikael yang bermuatan positif
b. Memiliki masa empat kali massa atom hydrogen
c. Merupakan inti atom helium yang mempunyai dua
proton dan dua neutron
d. Mempunyai daya tembus yang kecil
e. Mempunyai daya jangkau di udara 2,8 cm sampai dengan 8,5 cm
f. Membelok ke arah kutub negative dalam medan listrik
g. Dapat mengionkan molekul yang dilaluinya, karena
dapat menyebabkan satu atau lebih electron suatu
   molekul terlepas, sehingga molekul tersebut menjad
i ion.
2.      Sinar Beta (β), Sifat-sifat sinar beta
a.       Bermuatan listrik negative
b.      memiliki massa kecil yaitu 5,5 x 10-4 satuan massa atom (sma)
c.       Merupakan partikel yang identik dengan electron
d.      Dalam medan listrik akan membelok ke kutub +
e.       Mempunyai daya tembus yang lebih besar daripada sinar alfa. Dapat melalui lempeng timbal setebal 1 mm dan lempeng aluminium setebal 5 mm
f.       Bergerak dengan kecepatan tinggi ( electron berkecepatan tinggi )
3.      Sinar Gamma (γ) Sifat-sifat sinar gamma
a.      Merupakan gelombang elektromagnetik
b.      Tidak bermuatan listrik, sehingga tidak  dapat dibelokkan dalam medan listrik
c.       Tidak memiliki massa
d.      Memiliki daya tembus yang sangat kuat
e.       Dapat menembus lempeng timbal setebal 20-25 cm

Jenis-Jenis Reaksi Inti
1.      Reaksi Peluruhan
Rx. Peluruhan berjalan dengan spontan exoergik (melepas energi). Inti tidak stabil → stabil
Kinetika Peluruhan Radioaktif (waktu Paruh)
•         Adalah Waktu yang diperlukan oleh suatu zat radioaktif agar massanya/keaktifannya berkurang setengahnya.

•         Karena laju reaksi peluruhan adalah orde pertama, maka massa/keaktifan suatu zat radioaktif dapat di cari dgn persamaan :
•         Nt = No (1/2) t/t1/2
•         Laju peluruhan pada waktu t = λN
    dimana :
    waktu paruh : t1/2 = 0,693/λ
    Nt : massa/keaktifan yang tersisa
    No : massa/keaktifan mula-mula
    t : waktu peluruhan
Latihan Soal :
1. Bila suatu unsur radioaktif Z sesudah 42 bulan masih tersisa 1/64 bagian dari berat semula, maka dapat dinyatakan bahwa waktu paruh unsur Z adalah….
2. Waktu paruh Cu adalah 128 hari. Jika semula disimpan 0,8 gram dan ternyata tersisa 0,05 gram, maka unsur tersebut telah disimpan selama …. hari

2.      Reaksi Transmutasi Inti
inti menyerap suatu partikel dan berubah menjadi inti lain dgn memancarkan suatu radiasi
Beberapa contoh reaksi inti:
·         Penembakan atom litium-7 dengan proton menghasilkan 2 atom helium-4
·         Penembakan nitrogen-14 dengan neutron menghasilkan karbon-14 dan hidrogen
·         Penembakan aluminium-27 dengan proton menghasilkan magnesium-24 dan helium-4
·         Coba Anda tulis persamaan reaksinya
3.      Reaksi Penghasil energy
  1. Reaksi Fisi : {reaksi pembelahan inti}
    proses di mana suatu inti berat (nomor massa >200) membelah diri membentuk inti-inti yang lebih
kecil dengan massa menengah dan satu atau lebih neutron. Karena inti berat kurang stabil dibandingkan produknya, proses ini melepaskan banyak energi.
  1. Reaksi Fusi : {Rx penggabungan inti}
Reaksi fusi hanya terjadi pada suhu yang sangat tinggi sehingga reaksi ini sering dinamakan reaksi termonuklir. Suhu di bagian dalam matahari mencapai 15 jutaoC!!!!!! Aplikasi Fusi Inti yang telah dikembangkan adalah bom hydrogen

Partikel Dasar yang umumnya terlibat dalam reaksi inti:
Nama
Lambang
No Atom
No Massa
Massa(sma)
Proton
P atau H
1
1
1,00728
Neutron
N
0
1
1,00867
Elektron
e
-1
0
0,000549
Negatron (Partikel beta)
β
-1
0
0,000549
Positron
β
+1
0
0,000549
Partikel alpha
He atau α
2
4
4,00150
Partikel gamma
γ
0
0
0
Deutron
D
1
2
2,01456
Triton
T
1
3
3,02184

KD 2 : Memahami radiokimia dan aplikasinya
·    Peserta didik dapat memberi contoh aplikasi reaksi inti dan keradioaktifannya radiokimia sesuai penggunaan sehari-hari di lingkungan

Penggunaan Radioisotop sebagai perunut:
1.      Bidang Industri
·    Radiasi gamma yang dihasilkan dapat digunakan untuk memeriksa cacat pada logam
·    Radiasi gamma dpt juga digunakan untuk pengawetan kayu,barang-barang seni

2.      Bidang Kedokteran
·    Co-60 adalah suatu sumber radiasi gamma untuk terapi tumor dan kanker
·    P-32 untuk penyembuhan penyalit leukimia
·    Co-60 dan Cs-137 untuk sterilisasi
·    I-131 untuk diagnosa kelenjar tiroid/gondok
·    Te-99 untuk scanner : otak, hati sel darah
·    Tl-201 untuk mendeteksi kerusakan jantung
·    Xe-133 untuk mendeteksi penyakit paru-paru
·    P-32 untuk mendeteksi penyakit mata
·    Sr-85 untuk mendeteksi penyakit pada tulang
·    Se-75 untuk mendeteksi penyakit pankreas

3.      Bidang Pertanian
·    Untuk pemberantasan hama dan pemulihan tanaman

4.      Bidang Hidrologi
·    Na-24 : mempelajari kecepatan aliran air sungai

·    Na-24 dalam karbonat : menyelidiki kebocoran pipa air bawah tanah

Materi Sem 4 : Kesetimbangan Kimia

BAB
KESETIMBANGAN KIMIA / DINAMIS
SK : Memahami konsep kesetimbangan  reaksi

KD 1: Menguasai reaksi kesetimbangan
Indikator :
·    Peserta didik dapat menjelaskan pengertian kesetimbangan dinamis
·    Peserta didik dapat menjelaskan jenis-jeniskesetimbangan kimia
Materi :
A.     Pengertian Kesetimbangan Kimia
Reaksi ireversible adalah ..........................................................................................................................................
Reaksi reversible adalah ...........................................................................................................................................
Reaksi kimia yang reversibel bersifat dinamis karena  reaksi tersebut dapat kembali membentuk reaktannya kembali. Oleh karena itu kesetimbangan kimia sering disebut sebagai kesetimbangan dinamis.
Ciri-ciri dari kesetimbanga dinamis antara lain :
1.      ..............................................................................................................................................................
2.      ..............................................................................................................................................................
3.      ..............................................................................................................................................................
4.      ..............................................................................................................................................................
5.      ..............................................................................................................................................................
Pada umumnya suatu reaksi kimia yang berlangsung spontan akan terus berlangsung sampai dicapai keadaan kesetimbangan dinamis. Umumnya pada permulaan reaksi berlangsung, reaktan mempunyai laju reaksi
tertentu. Kemudian setelah reaksi berlangsung konsentrasi akan semakin
berkurang sampai akhirnya menjadi konstan. Keadaan kesetimbangan dinamis akan dicapai apabila dua proses yang berlawanan arah berlangsung dengan laju reaksi yang sama dan konsentrasi tidak lagi mengalami perubahan atau tidak ada gangguan dari luar.
Sebagai contoh keadaan kesetimbangan dinamis, kita perhatikan reaksi penguraian (dissosiasi) gas N2O4 sebagai berikut : N2O4 (g)  D 2 NO2 (g)

JENIS-JENIS REAKSI KESETIMBANGAN
Reaksi dapat diibedakan menjadi dua macam yaitu
1.      kesetimbangan homogen yaitu ..........................................................................................................................
Contoh :
N2(g) + 3H2(g)           D         2NH3(g)
H2O(l)                     D         H+(aq) + OH-(aq)
CH3COOH(aq)         D         CH3COO-(aq) + H+(aq)
2.      Kesetimbangan heterogen yaitu .........................................................................................................................
Contoh :
 CaCO3(s)              D         CaO(s) + CO3(g)
Ag2CrO4(s)             D         Ag2+(aq) + CrO42-(aq)
2C(s) + O2(g)          D         2CO(g)
2NaHCO3(s)           D         Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(g)

Nilai Karakter Bangsa :
Religius: Peserta didik diharapkan selama KBM selalu memperhatikan norma-norma yang ada baik dalam tutur kata ataupun sikap,
Peduli Lingkungan: Peserta didik harus dapat menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kelas selama KBM
Komunikatif: Peserta didik aktif dalam KBM dengan bertanya, maju kedepan, menghargai teman
Jujur , Kerja keras dan Mandiri : Peserta didik dalam mengerjakan tugas



KD 2: Menguasai faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan
Indikator :
Peserta didik menjelaskan prinsip asas Le Chatelier
Peserta didik mendeskripsikan pengaruh berbagai faktor, di antaranya perubahan konsentrasi, volume, dan tekanan terhadap pergeseran kesetimbangan
Peserta didik menjelaskan pengaruh perubahan temperatur terhadap nilai tetapan kesetimbangan
Materi :
A.     Azas Le Chatelier
Pada tahun 1884, Henri Louis Le Chatelier (1850-1936) berhasil menyimpulkan pengaruh faktor luar terhadap kesetimbangan. Kesimpulan Le Chatelier tersebut dikenal dengan Azas Le Chatelier yang berbunyi “...........................................................................................................................................................
..........................................................................................................................................................................”
Secara singkat dapat di tulis  Reaksi = - Aksi
B.     Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kesetimbangan
1.      Konsentrasi
·         Jika konsentrasi pereaksi diperbesar, maka reaksi akan bergeser ke kanan
·         Jika konsentrasi pereaksi ................., maka reaksi akan bergeser ..............
2.      Tekanan
·         Jika tekanan diperkecil maka reaksi akan bergeser ke arah yang jumlah .............................................
·         Jika tekanan ................., maka reaksi akan bergeser ke arah yang jumlah ..........................................
Syarat : Harus Setara
3.      Volume
·         Jika volume diperkecil maka reaksi akan bergeser ke arah yang jumlah .............................................
·         Jika volume ................., maka reaksi akan bergeser ke arah yang jumlah ..........................................
4.      Suhu
·         Jika suhu diturunkan maka reaksi akan bergeser  .............................................
·         Jika suhu ................., maka reaksi akan bergeser..........................................

Penting !!!
J Penambahan komponen padat (s) atau cairan(l) tidak menggeser kesetimbangan.
J Pada suhu tetap tidak mengubah tetapan kesetimbangan
J Yang dipengaruhi tekanan dan volume Khusus komponen gas.

           
Contoh Soal :
1.      Dalam suatu ruangan terdapat dalam kesetimbangan gas-gas SO3, SO2 dan O2, sesuai dengan persamaan :
2SO3  D 2SO2  +  O2, apabila pada suhu tetap ke dalam ruangan ditambahkan gas oksigen, maka :
a.       Ke arah mana kesetimbangan bergeser ?
b.      Bagaimana pengaruhnya terhadap konsentrasi SO3 dan SO2 ?
Jawab :
a.       Kesetimbangan akan bergeser ke ...........................
b.      Konsentrasi SO3 akan ................................, konsentrasi SO2 akan ........................................

2.      Ditentukan kesetimbangan sebagai berikut : N2(g)  +  H2(g)  D  NH3(g). Kearah makakah kesetimbangan bergeser jika tekanan diperbesar ?
Jawab :
Reaksi setarakan terlebih dahulu :    N2(g)  +     H2(g)  D     NH3(g).
Jumlah koefisien diruas kiri =.......,  di ruas kanan = ................., Jadi kesetimbangan akan bergeser ke .............

Nilai Karakter Bangsa :
Religius: Peserta didik diharapkan selama KBM selalu memperhatikan norma-norma yang ada baik dalam tutur kata ataupun sikap,
Peduli Lingkungan: Peserta didik harus dapat menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kelas selama KBM
Komunikatitf: Peserta didik aktif dalam KBM dengan bertanya, maju kedepan, menghargai teman
Jujur , Kerja keras dan Mandiri : Peserta didik dalam mengerjakan tugas


KD 3: Menentukan hubungan kuantitatif antara  pereaksi dan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan
Indikator :
Peserta didik dapat menghitung Konsentrasi reaktan dan produk dalam suatu campuran kesetimbangan berdasarkan konsentrasi awal dan konstanta kesetimbangannya
Peserta didik mengkonversi Kc menjadi Kp berdasarkan persamaan gas ideal

Materi :
—  Hubungan konsentrasi zat pada keadaan setimbang :
           mA + nB  D  pC + qD     maka
                   K =  [C]p [D]q
                          [A]m [B]n
Keterangan :
K    = tetapan kesetimbangan
[A] = konsentrasi A pada kesetimbangan = mol / volume (lt)
[B] = konsentrasi B pada kesetimbangan = mol / volume (lt)
[C] = konsentrasi C pada kesetimbangan = mol / volume (lt)

[D] = konsentrasi Dpada kesetimbangan = mol / volume (lt)